Angka kejadian tifoid di Indonesia dilaporkan sebesar 1,7% berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar. Hal ini terjadi karena mereka tidak menyadari pentingnya menjaga kebersihan makanan dan lingkungan. Hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan demam tifoid pada remaja tingkat Sekolah Menengah di Kabupaten Tangerang dilakukan dengan pendekatan cross-sectional dengan desain penelitian observasional analitik, teknik sampling menggunakan Non-Probability Sampling dengan Metode Accidental Sampling yang terdiri dari 114 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji Korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden (53,5%) berpengetahuan cukup, dan hasil perilaku pencegahan demam tifoid menunjukkan mayoritas berperilaku positif (98 responden, 86,0%). Uji Korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p-value <0,05) antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan demam tifoid, dengan koefisien 0,404 yang menunjukkan korelasi positif yang sedang.
Copyrights © 2024