Masalah kurangnya respon kepala desa terhadap masyarakat, peletakan papan pengumuman kurang strategis dan pembangunan media salur komunikasi belum merata, minimnya keterbukaan dan transpransi kepala desa terhadap masyarakat. Penelitian bertujuan mengetahui ada pengaruh dan seberapa besar signifikan Komunikasi Kepala Desa Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan di Desa Hambuku Hilir Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode pendekatan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, kuesioner dan dokumentasi. Sumber data penarikan sampel secara teknik simple random sampling. Teknik analisis data Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Sederhana, Uji Hipotesis dan Koefisien Determinasi. Hasil perhitungan koefisien sederhana menghasilkan nilai Y= 5,741 + 0,546 X, berarti setiap kenaikan komunikasi berpengaruh 0,546 kepada partisipasi masyarakat. Perhitungan uji thitung sebesar 14,678 dibandingkna dengan ttabel (db= 79) yaitu 1,664 tarif signifikan 5%, berarti thitung > ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai koefisien yang diperoleh 0,855, dihasilkan koefisien Determinasi (r2) = 73,2% dibulatkan 73%, nilai kategori kuat. Meningkatkan Komunikasi disarankan penelitian yaitu Kepala Desa meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dengan menjelaskan informasi pembangunan dengan jelas, keterbukaan dan bertindak transpransi akses informasi, seluruh perangkat desa Hambuku Hilir mengerti setiap informasi disampaikan kepala desa dan menginformasikan kepada masyarakat, masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan pemeliharaan hasil pembangunan.
Copyrights © 2024