The ecological corridor that is studied in this paper is a road section that is 3 km long. which separates 2 important ecosystems in the northern part of West Java, namely the Mount Halimun Ecosystem and the Southern part of the Mount Salak Ecosystem. The ecosystem is home to protected animals, such as the Leopard, Owa, Surili and Javanese Eagle. As a result of the existence of ecological corridor that cross protected forests, the movement of wildlife in both ecosystems can be cut off or hampered. This study aims to examine the planning principles and development control components so that they can be implemented, as an effort to conserve nature and mitigate the negative impacts of development on wildlife. This study describes several criteria and development components that must be managed, in order to comply with planning principles or design proposals that meet all existing provisions. ABSTRAKKoridor ekologi yang menjadi penelitian pada paper ini adalah ruas jalan yang sepanjang 3 km. yang memisahkan 2 ekosistem penting di Jawa Barat bagian utara, yaitu Ekosistem Gunung Halimun dan di bagian Selatan Ekosistem Gunung Salak. Ekosistem merupakan rumah satwa yang dilindungi, seperti Macan Tutul, Owa, Surili dan Elang Jawa. Akibat digunakannya koridor ekologi ini menjadi ruas jalan dengan melintasi hutan lindung, pergerakan satwa liar di kedua ekosistem ini menjadi terputus atau terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip pengelolaan dan pengendalian pembangunan berkelanjutan untuk diimplementasikan, sebagai upaya untuk melakukan konservasi alam dan mitigasi dampak negatif pembangunan terhadap kehidupan satwa liar. Pada penelitian ini ditemukan beberapa titik dan tempat yang harus dikelola secara berkelanjutan, agar memenuhi prinsip-prinsip pengelolaan dan pengendalian pembangunan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024