Remaja merupakan masa peralihan menuju dewasa. Perubahan perkembangan yang terjadi selama masa remaja meliputi perkembangan fisik, psikis, dan psikososial (Gainau, 2021). Perubahan ini sering membawa perasaan terasing, tersisihkan, terpencil dari orang lain, sering orang loneliness karena berbeda dengan orang lain atau disebut juga dengan loneliness.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat loneliness pada remaja di Panti Asuhan Kasih Karunia Pare. Sampel dalam penelitian adalah remaja di Panti Asuhan Kasih Karunia Pare sebanyak 25 remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi. Pengambilan data untuk mengindentifikasi loneliness menggunakan kuesioner De Jong Gierveld Scale yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa mayoritas remaja di Panti Asuhan Kasih Karunia Pare dengan tingkat loneliness sedang sebanyak 23 (92%) dan kurang sebanyak 2 responden (8%). Remaja di Panti Asuhan Kasih Karunia Pare meningkatkan aktivits fisik dan kegiatan sosial mengingat remaja merupakan fase pencairan jati diri dan menetapkan karakter diri sehingga tertaman keyakinan positif terhadap diri dan mampu mengembangkan potensi diri sehingga mampu menekan kondisi loneliness.
Copyrights © 2024