Diabetes mellitus merupakan penyakit menahun, sehingga diperlukan kepatuhan dalam pengelolaannya. Kepatuhan terhadap terapi merupakan komponen yang sangat penting yang harus dilakukan agar kesembuhan pasien dapat tercapai. Kepatuhan yang rendah terhadap regimen terapi merupakan penyebab utama terjadinya kegagalan terapi. Masalah ini, menjadi hal yang fatal karena dapat memperburuk keadaan penderita bahkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat obat pada pasien DM tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu.. Penelitian ini menggunakan teknik sampling incidental, dan didapatkan 50 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale ( MMAS-8), yang terdiri dari 8 pertanyaan untuk menganalisa kepatuhan minum obat pasien. Selanjutnya data yang telah terkumpul, dianalisa dan ditabulasi, serta disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil yang didapatkan, yakni terdapat 21 pasien (42,0%) dengan tingkat kepatuhan rendah, 34,0% (17 pasien) dengan tingkat kepatuhan sedang dan 12 pasien (24,0%) dengan tingkat kepatuhan tinggi. Hasil tersebut menunjukkan mayoritas kepatuhan penggunaan obat pasien DM tipe 2 di instalasi rawat jalan rumah sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu masih tergolong rendah.
Copyrights © 2024