Film Sicario (2015) menggambarkan Alejandro Gillick sebagai kritikus puisi gelap dengan cara menumbangkan narasi pahlawan tradisional, malah mengungkap kegelapan yang mengintai di bawah permukaan sifat manusia. Penelitian ini menganalisis karakterisasi ambiguitas Alejandro Gillick dan dilema moralnya sebagai cerminan Norma sosial dalam masyarakat manusia yang tercermin dalam film Sicario menggunakan teori anomie Émile Durkheim dan merujuk pada konsep teori anomie & strain dalam buku emile "The Rules of Sociological Method" (1895). Emile Mengidentifikasi aspek-aspek kunci dari ambiguitas seperti fleksibilitas moral, pengambilan keputusan pragmatis, dan kesetiaan yang kabur. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji adegan-adegan tertentu dalam film seperti manifestasi ambiguitas yang sejalan dengan karakter Alejandro Gillick dan norma-norma masyarakat. Temuan mengungkapkan bahwa teori ambiguitas dalam karakter Alejandro Gillick dipengaruhi oleh pemikiran poststrukturalis, khususnya konsep. Penelitian ini berkontribusi pada perluasan teori karakter di bidang studi media, menantang gagasan tradisional tentang identitas dan mempermasalahkan konsep keaslian.
Copyrights © 2024