Pendampingan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pengelolaan produk pelayanan makanan dan minuman di Desa Wisata Pa’tengko, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja. Desa ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata kuliner, namun pengelolaan yang kurang optimal menghambat pengembangan potensi tersebut. Pendampingan ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis data yang diperoleh. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Pa’tengko menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan produk kuliner, seperti rendahnya pengetahuan tentang standar kebersihan, teknik penyajian yang menarik, dan inovasi produk. Infrastruktur pendukung yang minim dan keterbatasan dalam pemasaran digital juga menjadi hambatan signifikan. Meskipun demikian, masyarakat lokal menunjukkan antusiasme dan keinginan kuat untuk meningkatkan keterampilan mereka melalui bimbingan teknis. Partisipasi aktif dalam program bimbingan teknis selama pendampingan ini berlangsung memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mengelola produk kuliner mereka. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri pariwisata sangat diperlukan untuk memberikan dukungan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat dan strategi pemasaran yang efektif, Desa Wisata Pa’tengko memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata kuliner yang unggul, membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Copyrights © 2024