Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisisi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Membentuk 9 Pilar Karakter Di Jenjang TK Kabupaten Aceh Utara dengan focus pada fungsi dari manajemen yaitu: Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan wawacara, dokumentasi dan observasi. Adapun hasil dari pennelitian ini adalah: a) Perencanaan pendidikan anak usia dini dalam membentuk 9 pilar karakter di TK SBB Kupula dan SBB Al-Ijabah meliputi: (1) membuat rencana kegiatan harian yang dilakukan selepas pulang sekolah, para guru membahas pembelajaran dan bagaimana cara mengaplikasikan pembelajaran tersebut kepada siswa; (2) kepala sekolah dan guru membuat program semester berdasarkan modul PHBK, buku 9 pilar dan lesson plan; (3) mengumpulkan data dan dan analisis informaso yang penting terkait perkembangan siswa dengan mengirimkan buku penghubung kepada orang; (4) membuat alokasi dana khusus untuk mendukung pembelajaran dalam membentuk 9 pilar karakter yang aplikasikan dalam bentuk sarana dan prasarana. b) Pengorganisasian dalam pendidikan karakter di TK SBB Kupula dan SBB Al-Ijabah mencakup pembentukan tim, pembagian tugas, dan kolaborasi antara guru dan orang tua, yang semuanya berfungsi sebagai fondasi penting untuk keberhasilan implementasi program. Dalam tahap ini, pemilihan anggota tim dilakukan dengan cermat, memastikan bahwa setiap individu memiliki pemahaman dan komitmen terhadap nilai-nilai karakter yang diajarkan. c) Pelaksanaan pendidikan anak usia dini dalam membentuk 9 pilar karakter berpedoman pada modul-modul PHBK, Buku 9 Pilar Karakter, Lesson Plan/Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPPH). Untuk prosedur pelaksanaan meliputi: Baris-berbaris, morning circle, jurnal, pilar, makan bersama, bermain bebas, sentra I dan II, kegiatan literasi/berlatih membaca, dan evaluasi. Dan yang terlibat dalam pelaksanaan ini adalah kepala sekolah, guru dan orang tua. d) Kepala sekolah melakukan pengawasan secara berkala dengan tujuan untuk memastikan bahwa semua kegiatan pendidikan karakter berjalan sesuai dengan rencana dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Melalui rapat rutin dengan guru dan observasi langsung di kelas, kepala sekolah dapat menilai kemajuan dan tantangan yang dihadapi dalam pembentukan karakter anak. Pengawasan ini tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga sebagai dukungan bagi guru dalam mengimplementasikan pilar karakter. Hasil pengawasan kemudian digunakan sebagai dasar untuk merumuskan strategi perbaikan dan pengembangan program di masa mendatang, sehingga proses pembentukan karakter dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi siswa.
Copyrights © 2024