Keberhasilan sebuah sekolah dalam penerapan Asset-Based Thinking dalam kepemimpinan instruksional sekolah penggerak mampu mempengaruhi, menggerakkan dan memotivasi para guru yang terlibat dalam mencapai tujuan pendidikan. Fokus pada penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan dan evaluasi Asset-based Thinking dalam kepemimpinan instruksional sekolah penggerak pada SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye dan SD Negeri 7 Syamtalira Aron di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa wawancara kepada kepala sekolah penggerak Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Asset-based Thinking dalam kepemimpinan instruksional sekolah penggerak perlu kesiapan atau kekreatifan dari guru dan wakil kepala bidang kurikulum dalam perencanaan dan pelaksanaan Asset-based Thinking dalam kepemimpinan instruksional sekolah penggerak dan dituntut dapat untuk terus dapat mengembangkan dirinya dengan saling berkolaborasi dan mengikuti pelatihan-pelatihan atau In House Training (IHT). Penerapan asset based thinking dalam kepemimpinan instruksional sekolah penggerak masih memiliki tantangan internal diantaranya kurangnya kesadaran, budaya sekolah yang tidak mendukung, keterbatasan sumber daya. sedangkan tantangan eksternal diantaranya tuntutan kurikulum dan evaluasi, tekanan dari orang tua dan masyarakat, dan perubahan kebijakan pendidikan
Copyrights © 2024