Latar Belakang: Pijat merupakan suatu seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang telah dipraktikkan selama berabad-abad. Pijat bayi merupakan suatu tindakan yang dilakukan secara alamiah atau suatu sentuhan yang dilakukan kepada bayi agar bayi merasa nyaman. Pijat dilakukan lebih mendekati usapan lembut atau rangsangan taktil yang dilakukan pada permukaan kulit, manipulasi jaringan atau organ tubuh dengan tujuan menghasilkan efek pada syaraf otot dan sistem pernafasan serta memperlancar peredaran darah. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pijat bayi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 1 tahun yang berjumlah 30 orang, sampel yang digunakan adalah total populasi. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner dan observasi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Responden mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan, responden yang berpengetahuan baik lebih banyak daripada yang berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 23 responden yang masuk dalam kategori baik, hal ini dikarenakan setelah dilakukan pendidikan kesehatan terutama tentang efektivitas pemijatan bayi. Kesimpulan: Setelah diberikan penyuluhan pendidikan kesehatan tentang efektivitas pijat bayi, pengetahuan responden meningkat dalam kategori baik. Meningkatnya pengetahuan diharapkan ibu lebih menyadari tentang pentingnya pijat bayi sehingga ibu mau dan mampu melakukan pijat bayi secara mandiri.
Copyrights © 2024