Penelitian dilatarbelakangi oleh randahnya kemampuan linguistic entrepreneurship para pelaku usaha kedai kopi penggunaan bahasa Indonesia dalam memberikan pelayanan (bahasa lisan) dan iklan promosi (bahasa tulis). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengukur kemampuan linguistic entrepreneurship berupa pelayanan kedapa konsumen menggunakan bahasa lisan dan penggunaan bahasa Indonesia dalam membuat konten atau iklan promosi di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan desain one group pretets-posttest. Hasil dari penelitian ini mendapatkan skor 64.9 pada pretest dan skor 76.03 pada posttest. Analisis statistik diperoleh nilai signifikansi α 0.001<0.05 maka adanya pengaruh yang signifikan penggunaan model reciprocal teaching terhadap kemampuan linguistic entrepreneurship pada pelaku usaha kedai kopi di Kabupaten Indramayu
Copyrights © 2024