KOPEMAS
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022

SOSISALISASI BERBANGSA BERNEGARA MELALUI BUDAYA HANDEP HAPAKAT PEMASANGAN BENDERA DALAM MEMPERKUAT MODERASI

Muslimah Muslimah (Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya)
Dafit Dafit (Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya)
Wahyu Alfian (Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya)
Abdul Azis Al Fatah (Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya)
Tina Sarmila (Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya)
Rinto Hasiholan Hutapea (Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya)
Ria Ria (Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya)
Juni Juni (Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya)
Nali Eka (Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya)
Riri Rianti (Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya)
Indra Prayogi (Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya)
Rini Astuti (Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya)
Nadia Sri Agustin (Institut Agama Islam Negeri Kudus)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2023

Abstract

Pengabdian ini didasarkan pada budaya kearifan lokal handep hapakat (gotong royong) masyarakat suku Dayak yang dijadikan sebagai pandangan hidup dalam mengimpelementasikan berupa nilai toleransi, persaudaraaan, hingga kesetaraan. Pengabdian berbasis riset dalam kelompok KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama berlokasi di desa Tangkahen, kecamatan Banama Tingang, kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah berlangsung selama empat puluh lima hari dari tanggal 19 Juli sampai dengan 1 September 2022. Sosialisasi dan penguatan moderasi beraagama dilakukan untuk memperkuat pola pikir masyarakat dalam menyikapi keragaman dengan bijak, toleran dan berkeadilan. Karenannya penting untuk melakukan pengabdian tentang sosialisasi membangun kehidupan berbangsa dan bernegara melalui budaya handep hapakat pemasangan bendera merah putih untuk memperkuat moderasi beragama di desa Tangkahen, kecamatan Banama Tingang, kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat yaitu metode ABCD (Asset Based Community-driven Development) yang memiliki fokus utama memperkuat semangat kehidupan berbangsa dan bernegara serta moderasi beragama dengan pengembangan aset masyarakat dan sumber daya manusia melalui budaya sosial handep hapakat. Hasil pengabdian ini bahwa masyarakat desa Tangkahen yang selama ini sudah hidup dalam kebersamaan dan kekeluargaan, pada awalnya menganggap biasa saja terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara melalui budaya handep hapakat pemasangan bendera merah putih, karena sudah biasa dan aman-aman saja dalam kehidupan yang berbeda suku, budaya dan agama, namun dengan dilakukannya pengabdian melalui sosialisasi dalam praktik langsung, maka masyarakat desa Tangkahen semakin menyadari betapa pentingnya handep hapakat dalam pemasangan bendera merah putih yang berdampak pada penguatan moderasi beragama.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

KOPEMAS

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam ...