Hasil FGD (focuss group discussion) dengan beberapa guru di Kabupaten Madiun bahwa peserta didik membutuhkan stimulus atau rangsangan agar pesera didik memiliki kemampuan literasi yang memadai. Tujuan dari penelitian ini 1) mengembangkan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun untuk siswa sekolah dasar 2) menguji kelayakan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun 3) mengetahui tingkat kepraktisan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun yang diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Prosedur penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation and evaluation). Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V sekolah dasar di Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) modul yang dikembangkan berupa modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun untuk siswa sekolah dasar dengan menggunakan model ADDIE modul yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan presentase sebesar 91,2% berdasarkan penilaian dari validator 2) modul yang dikembangkan kepada siswa mendapatkan respon positif dan memenuhi kriteria sangat baik dengan presentase 97%, sedangkan hasil respon guru mendapatkan respon positif dan memenuhi kriteria sangat baik sebesar 100% yang dapat digunakan dalam pembelajaran.
Copyrights © 2022