Aktivitas perniagaan di ruas jalan Kusuma Bangsa dapat menghasilkan volume lalu lintas yang meningkat dan berpengaruh terhadap tingkat pelayanan jalan. Selain itu banyaknya pedagang kaki lima yang mengambil lahan untuk menjajakan dagangannya menjadikan lalu lintas semakin melambat pada saat jam tertentu.Hal ini merupakan suatu masalah yang membutuhkan sebuah penelitian mengenai pengaruh pertumbuhan aktivitas perniagaan terhadap kinerja ruas jalan.Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data primer seperti data pedagang sepanjang Jalan Kusuma Bangsa tahun 2022 , geometrik jalan , Volume lalu lintas dan hambatan samping jalan.Sedangkan data sekunder meliputi data jumlah pedagang 4 tahun sebelumnya ,data jumlah penduduk dan PDRB Kabupaten Jombang. Data tersebut digunakan untuk menganalisa kinerja jalan dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014.Hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian ini adalah terjadi kenaikan jumlah pedagang kaki lima pada tahun 2020 sebesar 222,5 % dari angka 80 pada tahun 2018 menjadi 178 . Saat ini jalan Kusuma Bangsa memiliki Kapasitas jalan (C) tiap segmennya dengan nilai 2269,50 skr/jam , nilai derajat kejenuhannya (Dj) sebesar 0,31 dan Kecepatan tempuh kendaraan (VT) 32km/jam.Sedangkan untuk analisis lima tahun mendatang dengan angka pertumbuhan 4% Jalan Kusuma Bangsa memiliki hambatan samping kategori tinggi yaitu 560,9 sehingga derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,44.
Copyrights © 2022