Penelitian ini mengkaji perbedaan antara model pembelajaran konvensional dan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang menggunakan media visual terhadap kemampuan kognitif siswa kelas II di SDN Mlatiharjo 01 Semarang pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest, teknik analisis data menggunakan uji parametrik yakni paired sample t-test, instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes (pretest dan posttest) serta melibatkan 26 siswa kelas IIA tahun ajaran 2023/2024 sebagai sampel. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif siswa setelah penerapan PBL berbantuan media visual, dengan rata-rata nilai pretest 57,21 dan posttest 84. Uji normalitas dan paired sample t-test menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dan terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan hasil belajar kognitif antara model pembelajaran konvensional dan PBL. Analisis N-Gain dengan nilai 64,82% memperkuat temuan bahwa PBL berbantuan media visual lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa.
Copyrights © 2024