Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi efektif dalam meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris bagi mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris, khususnya mahasiswa semester pertama program studi Ilmu Hukum di Universitas Muhammadiyah Bima. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui angket dan observasi yang dilakukan pada bulan September 2024, melibatkan 33 mahasiswa. Setelah data terkumpul, peneliti menggunakan teknik analisis dalam tiga tahap, yakni; mengklasifikasi data, penyajian dengan mendeskripsikan data, dan menyimpulkan. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa menghadapi tantangan dalam menguasai keterampilan berbahasa Inggris, terutama dalam hal kosa kata, struktur kalimat, serta pemahaman pesan. Tiga strategi utama diidentifikasi sebagai kunci dalam meningkatkan keterampilan berbahasa, yaitu effective production strategy, comprehension reaction strategy, dan reinforcing comprehension strategy. Effective production strategy membantu mahasiswa menghasilkan ujaran meskipun dengan keterbatasan bahasa, menggunakan teknik seperti beralih ke bahasa ibu, sinonim, dan meminta bantuan. Comprehension reaction strategy berfokus pada cara mahasiswa bereaksi terhadap pesan dengan mencatat dan menerjemahkan bagian tertentu untuk memperdalam pemahaman. Sementara itu, reinforcing comprehension strategy digunakan untuk memperkuat pemahaman melalui klarifikasi dan kerja sama dengan rekan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi-strategi ini secara sinergis membantu mahasiswa mengatasi keterbatasan dalam berkomunikasi, memperkuat pemahaman mereka terhadap materi, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan Bahasa Inggris.
Copyrights © 2024