Meningkatnya internalisasi ajaran agama di kalangan Generasi Y dewasa ini membuat penelitian mengenai sikap dan niat untuk membeli produk ramah lingkungan menarik untuk dilakukan. Konsumsi ramah lingkungan pada dasarnya berkaitan erat dengan religiusitas seseorang, karena dalam setiap agama terdapat aturan mengenai aktivitas konsumsi yang berbasis kondisi lingkungan sekitar. Metode survei diterapkan dalam pengumpulan data dengan melibatkan konsumen lokal yang berdomisili di wilayah Kota Pontianak dengan rentang usia antara 20 sampai 40 tahun. Rentang usia ini dianggap dapat mewakili Generasi Y. Model persamaan struktural berbasis kovarian (CB-SEM) yang diterapkan dalam pengujian hipotesis menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang dirumuskan didukung, kecuali hubungan antara pengetahuan hijau dan sikap terhadap produk hijau. Responden pada dasarnya memiliki pengetahuan hijau yang tinggi, namun sulitnya mengakses informasi terkait reliabilitas dan produk hijau keraguan di benak konsumen, sehingga memengaruhi sikap mereka terhadap keberadaan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan sikap terhadap produk hijau memiliki peranan penting dalam memprediksi niat konsumen untuk membeli produk hijau.
Copyrights © 2021