Latar Belakang: Remaja memiliki masalah yang sangat kompleks seiring dengan masa transisi yang dialaminya. Masalah yang paling menonjol adalah seksualitas (kehamilan yang tidak diinginkan, seks pranikah, dan aborsi), dan terinfeksi penyakit menular seksual. Masa Remaja adalah masa dimana sering terjadi permasalahan yang menonjol terutama dalam hal seksualitas, terinfeksi penyakit menular seksual. hal ini karena Kurangnya pemahaman kesehatan reproduksi yang dipengaruhi oleh adat istiadat, budaya, agama dan kurangnya informasi dari sumber yang benar. Tujuan: penenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual remaja. Metode: Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan rangcangan one group pre test-post tes design.Sampel penelitian berjumlah 21 responden. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perilaku seksual remaja (pValue 0,005), kebiasaan yang telah melekat pada remaja tersebut, yang mempengaruhi ketidakberhasilan pemberian edukasi. Kesimpulan: Faktor kebiasaan, pengetahuan, social ekonomi dan lingkungan mempengaruhi ketidakberhasilan pemberina edukasi terhadap perilaku seksual remaja.
Copyrights © 2022