Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada peserta didik kelas VII.3 SMP Negeri 3 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Differentiated Science Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Adapun fokus penelitian terdiri dari penerapan model Differentiated Science Inquiry dan keterampilan proses sains. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa data keterampilan proses sains peserta didik yang dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Pada siklus 1, data menunjukkan rendahnya aspek keterampilan proses sains peserta didik pada kategori rendah dengan persentase 33,3%. Implementasi pada siklus 2 menunjukkan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik pada kelompok “guided Indquiry” dan“structured inquiry” namun kelompok “demonstrated inquiry” masih menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, rata-rata keterampilan proses sains peserta didik berada pada kategori tinggi dengan persentase 60%. Hasil penelitian ini mengisyaratkan bahwa pendekatan yang berfokus pada tingkat pemahaman peserta didik efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu dan relevansi budaya terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik secara signifikan dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif
Copyrights © 2024