Sitti Saenab
Prodi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penerapan Media Komik dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 16 Mandai Nurul Izmi; Sitti Saenab; Maryati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.615

Abstract

Salah satu aspek yang tidak dapat terlepas dalam proses pembelajaran adalah penggunaan media pembelajaran. Penggunaan buku teks atau modul dalam pembelajaran masih banyak berisi tulisan yang panjang dan rumit membuat peserta didik cenderung kurang bermotivasi untuk membaca. Pengaplikasian komik edukasi dalam pembelajaran memudahkan siswa untuk memahami materi yang diajarkan sehingga diharapkan motivasi belajar dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan media komik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian Tindakan kelas. Penelitian menggunakan 2 siklus dan pada masing- masing siklus terdapat empat tahapan berupa 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VII SMPN 16 Mandai sebanyak 31 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh skor motivasi belajar pra siklus 2, 54 dengan kategori sedang, siklus I 2,98 dengan kategori tinggi sedangkan pada skor pada siklus II 3,26 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan terdapat peningkatan motivasi belajar peserta didik setiap siklusnya dengan kategori Rendah.
Upaya meningkatkan motivasi belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran discovery learning di kelas 7 SMPN 12 Makassar Rahmatia rahmatia; Sitti Saenab; Harding; Djumriah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 12 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas, subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII 11. Pengumpulan data menggunakan Teknik observasi dan pembagian angket, penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil dari penelitian adalah penerapan model Discovery Learning pada pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Keberhasilan tersebut ditunjukkan pada peningkatan persentase rata rata motivasi belajar peserta didik yang awalnya pada siklus 1 memiliki persentase kategori tinggi sebesar 17% dan pada siklus 2 memiliki persentase kategori tinggi sebesar 83%.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Menggunakan Pendekatan Culturaly Responsive Teaching di SMP Negeri 1 Pallanga Fitria Fitria; Sitti Saenab; Suriyanti tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.661

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan 25 Mei 2023 sampai dengan 30 Mei 2023 di kelas VII.1 SMPN 1 Pallangga. Teknik penggumpulan data yang digunakan yaitu tes, dokumentasi dan observasi. Analisis data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes. Lembar tes ini meliputi lembar pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar ranah pengetahuan peserta didik meningkat cukup signifikan antara siklus 44% dan siklus II 66%. Hal tersebut membuktikan bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Peningkatan Minat Belajar IPA Mealui Model Project Based Learning dengan Pendekatan Tarl di SMP Negeri 7 Sinjai Uswatun Nisa; Sitti Saenab; Muzayyana Muzayyana
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada peserta didik kelas VII.1 SMP Negeri 7 Sinjai T.A 2022/2023 dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL). Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus berbasis Lesson Study. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.1 SMP Negeri 7 Sinjai dengan 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode deskriftif komparatif dengan membandingkan hasil dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Minat belajar IPA meningkat sebesar 15,72%. Hal ini dapat ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata persentase minat siswa berdasarkan hasil angket setiap siklus yaitu pada pra siklus sebesar 66,41% meningkat menjadi 75,45% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 82,13 % pada Siklus II. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Project Based Learning mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan minat belajar pada mata pelajaran IPA.
Penerapan Model Discovery Learning dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Menggunakan Media Kartu Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA di SMP Negeri 3 Makassar Anastasya Ayu Ashari Lesnussa; Sitti Saenab; Rosdiana
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1172

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Makassar melalui Penerapan Model Discovery Learning dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Menggunakan Media Kartu. Penelitian Tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus pembelajaran. Setiap siklus memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas VII.2 sebanyak 46 orang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari persentase ketuntatasan belajar IPA meningkat sebesar 77,5% pada siklus 2. Sedangkan, peningkatan keaktifan peserta didik sebesar 100% pada siklus 2. Berdasarkan uraian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik tergolong sangat baik dan penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan Culturally Responsive Teaching (CRT) menggunakan media kartu berhasil meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran IPA di kelas VII.2 SMP Negeri 3Makassar semester genap tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Pendekatan Teaching at The Right Level dengan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Peserta Didik Kelas IX.7 di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar Andi Nurhalisa; Sitti Saenab; Hasnah Timung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan keaktifan belajar IPA peserta didik melalui penerapan pendekatan Teaching at The Right Level dengan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX.7 di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar yang berjumlah 38 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, menggunakan instrumen berupa lembar observasi keaktifan belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif statistik, di mana data yang diperoleh dari dua siklus pelaksanaan pembelajaran akan dikategorikan dan dijelaskan secara lebih rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level dengan model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar IPA peserta didik. Peningkatan ini terlihat dari persentase keaktifan belajar IPA di setiap siklus yang mengalami kenaikan. Pada siklus I, persentase keaktifan belajar mencapai 46,26% yang termasuk kategori rendah, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 60,24% yang berada dalam kategori sedang.
Peningkatan Pemahaman Konsep IPA Melalui Model Dicovery Learning dengan Pendekatan TaRL Pada Peserta Didik Kelas IX.10 SMP Negeri 3 Makassar Andi Nurafiah Pallawarukka; Sitti Saenab; Hasna Timung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1284

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA melalui penerapan model discovery learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada peserta didik kelas IX.10 SMP Negeri 3 Makassar. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui posttest di akhir setiap siklus untuk mengukur pemahaman konsep IPA peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA, dengan nilai rata-rata kelas mencapai 80,00 dan persentase ketuntasan belajar 75,68% pada siklus II. Kombinasi model discovery learning yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses penemuan konsep melalui kegiatan observasi, diskusi, dan eksperimen, serta pendekatan TaRL yang memberikan pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing kelompok peserta didik terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Meskipun terdapat kendala dalam pengelolaan waktu dan penyesuaian peserta didik dengan kelompok baru, namun kendala tersebut dapat diminimalisir melalui refleksi dan perbaikan pada siklus berikutnya. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning dengan pendekatan TaRL dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA pada peserta didik SMP Negeri 3 Makassar.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik, Melalui Penerapan Model Differentiated Science Inquiry Pada Materi Bumi dan Tata Surya dikelas VII.3 SMP Negeri 3 Makassar Andi Agil Husin Syaifullah; Sitti Saenab; Rosdiana
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada peserta didik kelas VII.3 SMP Negeri 3 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Differentiated Science Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Adapun fokus penelitian terdiri dari penerapan model Differentiated Science Inquiry dan keterampilan proses sains. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa data keterampilan proses sains peserta didik yang dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Pada siklus 1, data menunjukkan rendahnya aspek keterampilan proses sains peserta didik pada kategori rendah dengan persentase 33,3%. Implementasi pada siklus 2 menunjukkan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik pada kelompok “guided Indquiry” dan“structured inquiry” namun kelompok “demonstrated inquiry” masih menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, rata-rata keterampilan proses sains peserta didik berada pada kategori tinggi dengan persentase 60%. Hasil penelitian ini mengisyaratkan bahwa pendekatan yang berfokus pada tingkat pemahaman peserta didik efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu dan relevansi budaya terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik secara signifikan dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif
Implementasi Discovery Learning Terintegrasi TaRL untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA di SMP Negeri 3 Makassar Andi Khaerunnisa; Sitti Saenab; Hasna Timung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1298

Abstract

Peserta didik kelas IX.9 di SMP Negeri 3 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan pembelajaran Teaching at Tre Right Level (TaRL). Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif yang berlangsung selama 2 siklus penelitian dengan materi kelainan genetik (albino dan buta warna) dan isu-isu lingkungan (kesehatan lingkungan dan pemanasan global). Subyek penelitian terdiri dari 36 peserta didik yang berada di kelas XI.9 SMP Negeri 3 Makassar. Metode pengumpulan data melibatkan penggunaan lembar observasi untuk mengamati keterampilan berkolaborasi peserta didik selama proses pembelajaran yang dimanaa pengamatan dilakukan oleh 2 observer dan dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan data berupa foto-foto pelaksanaan penelitian tindakan di kelas. Kriteria keberhasilan penelitian adalah jika semua indikator keterampilan berkolaborasi dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning dengan pendekatan TaRL berhasil meningkatkan keterampilan berkolaborasi peserta ddik pada semua indikator yakni: kerjasama, tanggung jawab, kompromi, komunikasi, dan fleksibilita. Pada siklus I, keterampilan berkolaborasi mencapai presentase 66%, dan siklus II mencapai 80.4% dengan kategori baik.
Implementasi Discovery Learning Terintegrasi TaRL untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA di SMP Negeri 3 Makassar Andi Besse Khaerunnisa; Sitti Saenab; Rosdiana
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur minat belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas VII.4 di SMPN 3 Makassar pada semester genap Tahun Ajaran 2023/2024, dengan jumlah 35 peserta didik yang terdiri dari 13 perempuan dan 22 laki-laki, melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode penelitian yang digunakan adalah PTK dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus dilaksanakan dengan fokus pada model pembelajaran dan minat belajar IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil pembelajaran pada siklus kedua dibandingkan dengan siklus pertama. Siklus pertama berhasil meningkatkan persiapan belajar, ketertarikan dan sikap terhadap pelajaran, serta kegiatan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Pada siklus kedua, upaya perbaikan dilakukan dengan mengintegrasikan mindmap, poster, dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), yang menghasilkan peningkatan konsisten dalam semua aspek pengamatan.