DAGUSIBU merupakan program yang dibuat oleh IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) untuk memberikan edukasi kesehatan dengan tujuan mewujudkan Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) merupkana langkah konkrit dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang tinggi. Tujuan penelitian ini Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU (Dapatkan Gunakan, Simpan, Buang) obat melalui video swamedikasi. Dengan metode penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre test-/post test sampel 100 orang penduduk desa. Data dikumpulkan dengan kuesioner.Analisis pengujian menggunakan uji validasi, uji realibitas, dan uji t berpasangan. Adapun hasil penelitian ini pengetahuan DAGUSIBU sebelum video 63,55% cukup. Pengetahuan DAGUSIBU setelah video 75,50% baik. Terdapat pengaruh video swamedikasi terhadap pengetahuan DAGUSIBU (p<0,001), faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan pengetahuan pendidikan (p<0,030) dan faktor sosiodemografi yang tidak berhubungan dengan pengetahuan usia (p<0,270) jenis kelamin (p<0,156) pekerjaan (0<2,14), riwayat penyakit (p<0,660). Kesimpulan penelitian ini Video swamedikasi efektif meningkatkan pengetahuan DAGUSIBU pada masyarakat dengan tingkat pendidikan tinggi.
Copyrights © 2024