Kodefikasi sebagai salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Perekam Medis dan Informasi Kesehatan merupakan kegiatan yang berdampak signifikan pada akurasi data statistik dan untuk kepentingan klaim penjaminan pelayanan kesehatan. Ketepatan kodefikasi bergantung pada kepatuhan koder dalam menjalankan standar yang berlaku yang dituangkan dalam standar prosedur operasional (SPO). Untuk itu ketersediaan SPO pada pelaksanaan kodefikasi menjadi variabel penentu dalam ketepatan kodefikasi diagnosa penyakit. sebagai satu kompetensi tenaga perekam medis dan informasi kesehatan, hal ini terdapat dalam standar profesi perekam medis dan informasi kesehatan. Penelitian ini dilakukan di RSPAD Gatot Subroto. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat gambaran ketepatan kodefikasi diagnosis fraktur berdasarkan ICD 10 di RSPAD Gatot Subroto Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa RSPAD Gatot Subroto sudah memiliki standar prosedur operasional kodefikasi penyakit dan tindakan. Sumber daya manusia yang melakukan kodefikasi berlatar belakang DIII Rekam medis.
Copyrights © 2024