Pembentukan komunitas belajar adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh Sekolah Penggerak untuk mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka. Belum banyak kegiatan pengabdian yang fokus pada pengembangan komunitas belajar sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan komunitas belajar pada Sekolah Penggerak Angkatan 2 di Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah in-service training program dengan menggunakan pendekatan asset-based community development. Alur pembelajaran yang digunakan adalah MERRDEKA. Hasil pengabdian mengungkapkan bahwa komunitas belajar sudah mampu berjalan dengan baik dan berkembang secara optimal. Selain itu, komunitas belajar memperoleh pemahaman baru tentang konsep empat pilar dalam mengembangkan komunitas belajar, yaitu visi, misi, nilai, dan tujuan bersama.
Copyrights © 2024