Pendidikan kejuruan memainkan perang penting dalam mempersiapkan siswa dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja. Namun, rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran kejuruan menjadi tantangan utama yang berdampak negatif pada prestasi akademik dan keterampilan lulusan. Penelitian ini untuk mengatasi masalah tersebut dengan menguji Efektivitas model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL)_dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan eksperimen semu yang dilakukan di SMK Negeri 2 Makassar dengan sampel siswa kelas X Tkj 1 Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan Telekomunikasi (TJKT) dan diuji menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang diajarkan menggunakan model PjBL memperoleh nilai antara 80 dan 92, dengan rata-rata 85,78. Di sisi lain, siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran konvensional memperoleh nilai berkisar antara 60 hingga 80 dengan rata-rata nilai sebesar 69,86. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Asymp.Sig) sebesar 0,000, lebih rendah dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan penerapan model PjBL. Dari penelitian ini didapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL secara signifikan meningkatkans hasil belajar siswas daripada siswas yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Model PjBL dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan kejuruan untuk meningkatkan minat belajar dan menghasilkan lulusan yang lebih siap memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Copyrights © 2024