Hipotermi merupakan keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada memproduksi panas, menyebabkan organ tubuh tidak berfungsi secara normal. Salah satu efek samping yang sering terjadi setelah tindakan anestesi spinal adalah hipotermi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan selimut hangat terhadap kejadian hipotermi pada pasien pasca anestesi spinal di RSD Gunung Jati Cirebon. Metode penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan desain one group pre and post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap 20 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kejadian hipotermi pada pasien setelah intervensi penggunaan selimut hangat, dengan hasil uji statistik p-value sebesar 0.00, menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah selimut hangat efektif dalam mengurangi kejadian hipotermi pada pasien pasca anestesi spinal.
Copyrights © 2024