Penggunaan Bahasa Indonesia dalam akuntansi di Indonesia memiliki peran krusial dalam memastikan keterbacaan, transparansi, dan akuntabilitas pelaporan keuangan. Artikel ini membahas pentingnya Bahasa Indonesia dalam konteks akuntansi, mencakup sejarah, regulasi, implementasi, serta dampaknya terhadap kualitas pelaporan keuangan, perusahaan multinasional, dan investasi asing. Meskipun penggunaan Bahasa Indonesia diatur oleh undang-undang dan standar nasional, tantangan muncul dalam penerjemahan standar internasional seperti IFRS, yang dapat mempengaruhi keakuratan laporan keuangan. Selain itu, penggunaan Bahasa Indonesia juga berdampak pada industri akuntansi, regulasi, dan pendidikan akuntansi di Indonesia. Artikel ini menekankan perlunya pendekatan kolaboratif antara pemerintah, regulator, dan sektor pendidikan untuk terus mengembangkan standar dan praktik terbaik yang mendukung penggunaan Bahasa Indonesia dalam akuntansi, sekaligus mempertahankan jati diri nasional dalam era globalisasi.
Copyrights © 2024