Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Problem based Learning (PBL) dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan pendekatan Eksperimen kuasi. Desain penelitian ini adalah nonequivalent control group design, dengan Teknik sampling purposive sampling, karena kelas di SMK PGRI 1 Surakarta sudah diatur sebelumnya. Sampel yang digunakan adalah kelas XII mesin 2 untuk kelas Eksperimen, sedangkan kelas kontrol adalah kelas XII Otomotif 1. Untuk masing masing jumlah adalah 20 untuk kelas control 20, sedangkan kelas eksperimen adalah 20 peserta didik juga. Penjaringan data menggunakan tes, angket, observasi, dan analisis dokumen. Data penelitian dianalisis menggunakan deskriptif statistik dan inferensial non parametrik. Uji Man Whitney U ini diimplementasikan ketika data tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning mendapatkan hasil belajar yang lebih baik disbanding peserta didik yang diajarkan secara konvemsional. Berdasarkan hasil tersebut, maka model pembeljatran problem-based learning lebih cocok diimplemntasikan pada peserta didik kelas XII SMK.
Copyrights © 2024