Dalam dunia pendidikan, teori-teori klasik sering menjadi landasan untuk memahami dan mengembangkan praktik pembelajaran. Penelitian ini mengeksplorasi kontribusi teori Edward Lee Thorndike dan Ivan Petrovich Pavlov dalam memberikan perspektif baru terhadap pembelajaran modern. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Hasil analisis teori pendidikan Pavlov menunjukkan bahwa kemampuan yang besar dalam mengubah kebiasaan dan mengendalikan respon emosional melalui pengkondisian, berbeda dengan teori Thorndike yang menekankan pada pembelajaran aktif berdasarkan konsekuensi, maka implikasinya dalam praktik pendidikan modern yang melibatkan faktor kognitif, sosial, dan emosional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Teori pendidikan Thorndike yang menekankan koneksionisme dan Pavlov dengan pendekatan pengkondisian klasik masing-masing menggambarkan keterkaitan antara respon dan stimulus serta peran penguatan dalam membentuk perilaku. Namun, kompleksitas praktik pendidikan modern membutuhkan penggabungan teori-teori ini dengan pendekatan pembelajaran lainnya.
Copyrights © 2024