Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pelaksanaan model baru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Indonesia, khususnya pada tingkat SD/MI. Penelitian ini memberikan penekanan khusus pada perubahan yang terjadi pada metode pembelajaran tradisional, yang menggunakan pendekatan yang lebih aktif dan kontekstual. dekat. Metode penelitian yang digunakan adalah dokumentasi observasional. Ini berarti menganalisis dokumen relevan dari berbagai sumber, seperti artikel dan publikasi akademis. Menurut analisis tersebut, model pengajaran yang lama dan pasif tidak menarik partisipasi siswa. Akibatnya, keterlibatan emosional dan motivasi siswa menjadi rendah selama proses pembelajaran. Di sisi lain, model baru ini menekankan pembelajaran aktif dan konstruktif, di mana siswa terlibat langsung dalam proses belajar sendiri dengan bantuan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak upaya yang dilakukan untuk menerapkan teknik baru yang lebih demokratis dan berfokus pada pengembangan kepribadian, masih ada masalah untuk melakukannya. Siswa tidak menikmati pengalaman belajar mereka karena kekurangan program dan pendekatan pembelajaran yang inovatif. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar kurikulum dan pendekatan pembelajaran diubah agar lebih mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan kebutuhan pengembangan karakter siswa. Pembaruan ini diharapkan dapat membantu PPK mendidik warga negara yang baik dan adil di masa depan.
Copyrights © 2024