Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sistem pengambilan keputusan yang dirancang untuk mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang pendidikan, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh siswa. Sistem pengambilan keputusan ini menggunakan metode sistem pendukung keputusan (DSS) yang mengintegrasikan beberapa indikator kemampuan berpikir kritis, seperti analisis, interpretasi, evaluasi, dan inferensi. Data diperoleh melalui instrumen tes dan observasi pada siswa sekolah menengah yang terlibat dalam pembelajaran berbasis ICT. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pseudo-eksperimental. Sampel penelitian berjumlah 120 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan sistem pengambilan keputusan berbasis ICT dalam proses pembelajaran, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem pengambilan keputusan berbasis ICT secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Sistem ini membantu guru dalam memantau kemajuan siswa dan memberikan umpan balik tepat waktu untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan hasil akademik tetapi juga mengasah keterampilan kognitif siswa, khususnya kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, pengembangan lebih lanjut sistem ini diharapkan dapat mendukung penerapan kurikulum berbasis kompetensi yang menekankan pada pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
Copyrights © 2024