Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola miskonsepsi mahasiswa pada konsep Energi, Kinematika, dan Listrik Statis menggunakan tes empat tingkat (four-tier test). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengidentifikasi kategori miskonsepsi berdasarkan kombinasi jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan mahasiswa. Data dianalisis untuk mengungkap distribusi enambelas kategori kombinasi pola jawaban four-tier pada masing-masing konsep. Hasil menunjukkan bahwa kategori BM1 (Pemahaman Kuat) mendominasi pada konsep Energi, sementara kategori M7 (Miskonsepsi Kuat) lebih banyak ditemukan pada Kinematika dan Listrik Statis. Selain itu, kategori unik seperti BM3 (Ragu pada Jawaban 2) dan M4 (Miskonsepsi Parsial) hanya muncul pada Listrik Statis, yang mengindikasikan tantangan konseptual yang lebih kompleks. Temuan ini menekankan perlunya strategi pembelajaran berbasis diagnostik untuk mengatasi miskonsepsi, terutama pada konsep-konsep yang lebih sulit seperti Kinematika dan Listrik Statis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pola miskonsepsi mahasiswa dan implikasinya terhadap pembelajaran fisika.
Copyrights © 2024