Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam implementasi pendidikan inklusif di SD Negeri Karawaci 3 Kota Tangerang, yang mengharuskan penyesuaian strategi pembelajaran untuk siswa dengan kebutuhan khusus. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran inovatif dalam konteks pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi scaffolding, yang melibatkan penyesuaian individu dan penyediaan waktu khusus bagi siswa ABK, secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan harga diri siswa. Metode ini memungkinkan siswa ABK untuk mengejar ketertinggalan mereka melalui bimbingan khusus dan partisipasi aktif dalam aktivitas pembelajaran. Pembahasan dominan menekankan pentingnya keterlibatan langsung siswa dalam pembelajaran dan penyesuaian materi sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pembelajaran inovatif yang adaptif dan individual dapat meningkatkan kualitas pendidikan inklusif, namun memerlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru dan evaluasi yang mendalam untuk mencapai hasil optimal.
Copyrights © 2024