Pengaplikasian ukiran relung pada desain furnitur, khususnya kursi malas, merupakan upaya untuk mengintegrasikan elemen dekoratif yang memperkaya aspek estetika serta fungsionalitas furnitur. Artikel ini mengeksplorasi penerapan ukiran relung pada kursi malas dari perspektif desain, teknik pembuatan, dan dampak estetika. Dengan menggunakan metode kajian literatur dan analisis desain, penelitian ini mengidentifikasi berbagai teknik pembuatan ukiran relung, termasuk ukiran, dan aplikasi modern. Selain itu, kajian ini menganalisis bagaimana ukiran relung dapat mencerminkan nilai-nilai budaya lokal dan tren desain kontemporer. Literatur menunjukkan bahwa ukiran relung memberikan dimensi visual yang menarik dan dapat meningkatkan nilai artistik kursi malas. Teknik tradisional seperti pahatan tangan sering dipadukan dengan pendekatan modern untuk menciptakan desain yang harmonis antara tradisi dan inovasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai pendekatan dalam penerapan ukiran relung, dari penggunaan pola rumit dalam desain tradisional hingga desain minimalis dalam konteks modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaplikasian ukiran relung pada kursi malas tidak hanya menambah keindahan estetika tetapi juga memberikan sentuhan personal dan kultural pada furnitur. Desain ini memanfaatkan kekayaan teknik dan gaya untuk menciptakan produk yang unik dan relevan dengan pasar saat ini.
Copyrights © 2024