Literasi menjadi tantangan besar di negara berkembang seperti Indonesia, yang masih menghadapi kesenjangan pendidikan. Lima unsur membaca, termasuk kesadaran fonemik, fonik, kelancaran, kosakata, dan pemahaman, menjadi fokus. Guru yang mendapat instruksi ilmiah dapat dipekerjakan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peningkatan literasi anak-anak di Sekolah Dasar dengan pendekatan kualitatif deskriptif sumber sekunder. Dengan mengatasi literasi kritis, guru dapat menerapkan strategi pengajaran efektif, pendekatan seimbang bahasa dan pemahaman, memberikan peluang belajar, mengakses konten berkualitas, dan memanfaatkan pengembangan profesional.
Copyrights © 2023