Kemampuan literasi yang rendah dapat menyebabkan minat baca peserta didik rendah. Rendahnya minat baca tergolong rendah sehingga pemerintah merencanakan sebuah program gerakan literasi sekolah (GLS), dengan harapan dapat memotifasi dan membuat peserta didik berantusias untuk membaca. GLS ini baik diterapkan sebagai kebiasaan dan budaya sekolah yang baik. Penelitian in bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan GLS dalam menumbuhkan minat baca peserta didik kelas IV B SDN Peterongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini melibatkan 3 subjek yang merupakan peserta didik kelas IV B SDN Peterongan. Pengambilan subyek penelitian ini berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dari ketiga subyek terlihat senang dan berantusias membaca setelah adanya gerakan literasi sekolah.
Copyrights © 2024