Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. WHO memperkirakan pada tahun 2025 terjadi kenaikan kasus hipertensi sekitar 80 %. Menurut (Lee, 2013 ) kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat juga terbukti cukup buruk sehingga berakibat tidak ada perbaikan yang signifikan pada hasil pengukuran tekanan darahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di puskesmas tanjung karang 2023 Jenis penelitian ini adalah deskriptif, sampel pada penelitian ini adalah pasien hipertensi pada puskesmas tanjung karang tahun 2023 yang telah memiliki kriteria inklusi, dengan jumlah responden 173 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposif sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner yang berisikan 8 pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kepatuhan responden termasuk dalam kategori kepatuhan tinggi dengan nilai 50%, kepatuhan sedang dengan nilai 36%, kepatuhan rendah 14% tentang kepatuhan penggunaan obat antihipertensi di puskesmas tanjung karang. Sedangkan tingkat kepatuhan responden paling banyak berdasarkan umur yaitu umur 46-50 tahun sebanyak 20%, berdasarkan Pendidikan yaitu Pendidikan Sarjana sebanyak 26%, berdasarkan pekerjaan yaitu PNS sebanyak 41 %, berdasarkan jenis kelamin yaitu Perempuan sebanyak 57%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Gambaran Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Tanjung Karang 2023 adalah kategori kepatuhan tinggi yang berjumlah 86 pasien (50%), kategori kepatuhan sedang berjumlah 62 pasien (36%), dan kategori kepatuhan rendah berjumlah 25 pasien (14%).
Copyrights © 2023