Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pendidikan matematika, terutama di era abad ke-21. Artikel ini mengkaji efektivitas pendekatan STEAM berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan ini mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dengan konteks budaya lokal, sehingga membuat pembelajaran lebih relevan dan menarik. Melalui metode systematic literature review, 20 artikel yang relevan dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan STEAM berorientasi etnomatematika efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta memperdalam pemahaman konsep matematika. Pembelajaran berbasis budaya lokal tidak hanya mendukung keterampilan kognitif, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dan mengurangi persepsi negatif terhadap matematika. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini merekomendasikan penggunaan pendekatan STEAM berbasis etnomatematika sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika yang kontekstual dan relevan, yang dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2024