Penelitian ini mengkaji keterbatasan dalam penyediaan dan penganggaran fasilitas pendidikan di MTsN 6 Lima Puluh Kota serta upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, khususnya yang berkaitan dengan anggaran fasilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket. Partisipan penelitian ini melibatkan seluruh orang tua siswa di MTsN 6 Lima Puluh Kota, dengan sampel acak sebanyak 86 orang tua siswa, terdiri dari 29 orang tua siswa kelas VII, 29 orang tua siswa kelas VIII, dan 28 orang tua siswa kelas IX. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, seperti uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Analisis akhir dilakukan dengan regresi linier berganda, uji F, dan uji determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dan program komite sekolah berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan fasilitas di MTsN 6 Lima Puluh Kota. Hasil uji simultan menggunakan model ANOVA menunjukkan nilai F hitung sebesar 39,637, yang lebih besar dari F tabel sebesar 2,71, dengan tingkat signifikansi 0,000 di bawah 0,05, menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,699 menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dan program komite sekolah menjelaskan 69,9% variabilitas dalam ketersediaan fasilitas pendidikan. Partisipasi orang tua dan program komite sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap ketersediaan fasilitas pendidikan, yang mendukung teori partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil penelitian ini memperkuat konsep bahwa kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan mendukung peningkatan sarana pendidikan.
Copyrights © 2024