Pendidikan anti korupsi menjadi hal yang menonjol ditengah kerumitan tantangan korupsi dan memerlukan partisipasi masyarakat, serta institusi. Pendidikan ini tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi, melainkan juga merupakan instrumen untuk membentuk karakter agar tidak memiliki sifat korupsi. Karena dengan pendidikan anti korupsi anak bangsa dimasa yang akan datang akan terhindar dari budaya korupsi yang ada. Dengan pendekatan seperti itu, tulisan ini berharap mampu melakukan sintesa analitis sehingga menghasilkan konsep teoritis PAK berbasis keimanan yang dapat diterapkan secara kasat mata dalam proses pembelajaran di kelas dan dapat berhasil diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jika konsep ini dapat diterapkan, diharapkan cara pandang siswa terhadap nilai-nilai keagamaan yang dapat diterapkan dalam pengalaman hidup akan berubah. Hal ini diharapkan dapat memungkinkan proses menuju masyarakat Indonesia yang lebih bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah korupsi.
Copyrights © 2024