Pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, masih menjadi tantangan di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi kompos menyebabkan penumpukan sampah yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Ibu rumah tangga sebagai pengelola utama sampah rumah tangga memiliki peran penting dalam memulai proses pengelolaan sampah organik secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada ibu rumah tangga di RT 001/RW 001, Lingkungan Sumberketangi tentang cara mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi langsung, dan pendampingan kepada ibu rumah tangga dalam proses pembuatan kompos. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola sampah organik. Selain itu, penerapan kompos di lingkungan rumah tangga terbukti dapat mengurangi volume sampah dan meningkatkan kualitas tanaman di pekarangan rumah. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan mendorong perilaku ramah lingkungan di Kelurahan Wirolegi.
Copyrights © 2024