Penelitian deskriptif kualitatif ini mengkaji penggunaan metode diskusi kelompok dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk peserta didik kelas V di SDN Mangkubumen Wetan, Surakarta, dengan pendekatan Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi untuk memahami proses pembelajaran secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik dengan mendorong partisipasi aktif, berpikir kritis, dan pemecahan masalah secara kolaboratif. Pengelompokan heterogen mendorong keberagaman perspektif, sementara guru bertindak sebagai fasilitator yang membimbing dan memotivasi peserta didik. Metode ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi peserta didik yang berdampak hingga di luar kelas. Perencanaan yang terstruktur dan aturan yang jelas memastikan pengalaman belajar yang bermakna dan hasil akademik yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diskusi kelompok, dengan dukungan bimbingan yang efektif, adalah strategi yang berdampak besar untuk meningkatkan keterampilan akademik dan interpersonal.
Copyrights © 2024