Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang terintegrasi dengan pembelajaran yang responsif terhadap kultur (CRT) akan diterapkan dalam sistem pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di kelas IV SDN Pajang 1 pada tahun ajaran 2024/2025. Untuk mengumpulkan data yang lengkap, pendekatan kualitatif dengan studi kasus kerap digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data tersebut melibatkan observasi, wawancara dengan guru, dan penelitian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL yang didukung oleh prinsip-prinsip CRT dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman materi siswa. Ini juga dapat membuat lingkungan belajar yang inklusif dan relevan dengan konteks budaya siswa. Diharapkan penelitian ini akan memberikan pendidik wawasan tentang cara menggunakan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan apa yang siswa butuhkan. Hasilnya akan memungkinkan pendidik untuk semakin meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar di kelas.
Copyrights © 2024