Manajemen pendidikan seni memainkan peran penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung pengembangan potensi artistik peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen yang efektif dalam pengelolaan kurikulum, sumber daya, dan evaluasi pendidikan seni. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik manajemen di berbagai institusi pendidikan seni, baik formal maupun non-formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan seni sangat bergantung pada kolaborasi antara pemangku kepentingan, fleksibilitas kurikulum, serta inovasi dalam penyediaan sumber daya dan alat evaluasi. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan seni, termasuk pendekatan berbasis teknologi dan komunitas.
Copyrights © 2024