Penelitian ini bertujuan mempersoalkan kreator digital sebagai pencipta konten yang dewasa ini justru menghadirkan konten yang merusak otak, mematikan kepakaran, dan dampak dari konsumsi konten berlebihan yang memiliki pengaruh buruk lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengadirkan data-data kualitatif yang disusun secara deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada etika pragmatik dari John Dewey. Hasil yang didapat dari penelitian ini memaparkan bahwa konsep etika dari John Dewey dapat dijadikan acuan untuk mengalibrasikan diri dalam membentuk suatu tontonan yang menarik, bekwalitas, dan memiliki mutu tinggi.
Copyrights © 2024