Indonesia memiliki keberagaman budaya terutama permainan tradisional, hal ini menghadapi tantangan serius di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis solusi dari peran permainan tradisional, khususnya Bakiak dan Egrang, dalam melestarikan budaya dan membangun karakter siswa di SDN 242 Margasari menggunakan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara dengan guru yang dipilih sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesadaran untuk melestarikan permainan tradisional, masih ada kurangnya pemahaman di kalangan siswa. Oleh karena itu, integrasi permainan tradisional dalam kurikulum dan keterlibatan siswa dalam acara budaya menjadi solusi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui permainan tradisional, siswa tidak hanya belajar nilai-nilai budaya, tetapi juga meningkatkan kemampuan sosial dan karakter yang penting untuk kehidupan mereka. Upaya ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar serta menjaga warisan budaya Indonesia di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Copyrights © 2024