Perceraian orang tua merupakan peristiwa yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan psikososial anak, khususnya remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak emosional, sosial, dan akademis yang dialami oleh remaja putri akibat perceraian orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber terpercaya, termasuk artikel jurnal dan buku referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri yang mengalami perceraian sering kali menghadapi masalah seperti kecemasan, depresi, dan penurunan harga diri. Selain itu, mereka juga mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial dan prestasi akademik. Faktor-faktor penyebab perceraian seperti masalah ekonomi, kurangnya komunikasi, dan kekerasan dalam rumah tangga turut mempengaruhi situasi ini. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan emosional dan sosial bagi remaja putri pasca-perceraian untuk membantu mereka beradaptasi dan mengatasi tantangan yang dihadapi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi orang tua, pendidik, dan profesional kesehatan mental dalam mendukung kesejahteraan psikologis remaja putri.
Copyrights © 2025