Pengolahan kopi, baik dalam skala kecil maupun skala industri, akan menghasilkan hasil sampingan yang disebut limbah kopi. Kulit, kulit tanduk, dan ampas kopi merupakan limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan kopi yang belum terolah. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan pengabdian yang memberikan bantuan untuk mengembangkan diversifikasi produk melalui pengelolaan ampas kopi menjadi sabun batang organik. Sabun batang organik dari ampas kopi ini akan memiliki nilai ekonomis karena dapat dijual, sehingga berkontribusi pada penguatan ekonomi petani kopi. Untuk itu, pengabdian ini dirancang untuk memberikan keterampilan dan keahlian kepada petani, pengelola, atau pemilik usaha kopi yang berada di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, terkait diversifikasi produk. Pengabdian dilakukan dengan pendekatan penyuluhan dan praktik diversifikasi produk kopi menjadi sabun yang dilakukan secara langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah petani, pengelola, atau pemilik usaha kopi memiliki keterampilan dan kemampuan baru terkait diversifikasi produk berbahan kopi menjadi sabun organik berbahan dasar kopi.
Copyrights © 2024