Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan signifikan antara mahasiswa yang menggunakan media sosial secara aktif dan tidak aktif di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumatera Utara, menentukan variabel pembeda di antara kedua kelompok, membangun model diskriminasi dua faktor, serta menguji akurasi model tersebut. Sampel penelitian terdiri atas 1.800 mahasiswa dari 220 program studi, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Kredibilitas dan validitas kuesioner diuji menggunakan SPSS melalui Uji Wilk's Lambda dan F-test. Analisis diskriminan digunakan untuk mengidentifikasi variabel pembeda, seperti akses, unggah foto, perbarui status, membagikan tautan, dan cerita langsung (live stories), serta menentukan proporsi keanggotaan masing-masing kelompok. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara perilaku mahasiswa aktif dan tidak aktif dalam menggunakan media sosial, dengan validasi silang menunjukkan akurasi klasifikasi sebesar 77,0%. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pola penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2024