Filsafat ilmu memiliki peran strategis dalam memberikan dasar normatif, epistemologis, dan aksiologis bagi pendidikan berbasis nilai-nilai Pancasila. Artikel ini mengupas peranan filsafat ilmu dalam pendidikan Pancasila di tingkat Sekolah Dasar, dengan menyoroti pentingnya pengembangan karakter dan moral siswa dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan, persatuan, dan kemanusiaan, tidak hanya diajarkan sebagai doktrin tetapi juga diterapkan melalui pendekatan ilmiah dan praktis yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang memanfaatkan data dari jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta hasil penelitian terdahulu. Pendekatan deskriptifanalitis digunakan untuk menyusun gagasan tentang bagaimana filsafat ilmu dapat menjadi kerangka berpikir dalam pembelajaran Pancasila. Analisis ini menunjukkan bahwa filsafat ilmu membantu menjelaskan nilai-nilai Pancasila secara logis, sehingga siswa tidak hanya menerima nilai-nilai tersebut tetapi juga mampu menganalisis dan menginternalisasikannya dalam perilaku sehari-hari. Hasil kajian ini menegaskan bahwa penerapan filsafat ilmu dalam pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar berpotensi besar untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga bermoral dan berjiwa nasionalis. Dengan internalisasi nilai-nilai Pancasila sejak dini, siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Copyrights © 2025