Artikel ini membahas pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi anak slow learner di SDN 19 Batuang Taba. Anak slow learner sering kali menghadapi tantangan dalam memahami materi pelajaran, termasuk PAI, yang dapat menghambat perkembangan spiritual dan moral mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode dan strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa slow learner. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pendekatan yang lebih personal dan interaktif, seperti penggunaan media pembelajaran yang menarik, kegiatan praktik, dan penugasan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa. Selain itu, kolaborasi dengan orang tua juga menjadi kunci dalam mendukung proses pembelajaran di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa slow learner dapat meningkatkan pemahaman dan minat mereka terhadap materi agama. Diharapkan, temuan ini dapat menjadi acuan bagi pendidik lain dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Copyrights © 2024